Kopiitudashat's Blog

October 15, 2009

Metode Kuantitatif dan Relevansinya dalam Studi Hubungan Internasional

Filed under: IR stuff — kopiitudashat @ 7:53 am

Perbedaan paradigma teoretis dan prosedur penelitian membedakan metode pengumpulan data menjadi dua tipe, yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif menurut Hammersley merujuk pada penerapan metode ilmu alam sebagai model dari riset ilmiah dengan fokusnya pada pengukuran kuantitatif pada fenomena yang diteliti dan kontrol sistematis terhadap variabel yang mempengaruhi fenomena . Metode ini menggunakan pendekatan deduktif dalam pengujian teori berdasarkan pendekatan positivis dan memandang objek dalam realitas sosial sebagai fakta yang objektif. Sebaliknya, Taylor dan Bogdan mendeskripsikan penelitian kualitatif sebagai penelitian yang menghasilkan data deskriptif mengenai kata-kata lisan maupun tertulis, dan tingkah laku yang dapat diteliti dari orang yang diteliti . Metode ini menggunakan pendekatan induksi non-positivis untuk mengembangkan teori dan bersifat constructionist , realitas sosial dipandang sebagai hasil dari persepsi yang selalu berubah. Sebenarnya, pembedaan dua kutub ini bersifat ekstrim dan hanya berlaku secara teoretis karena dalam kenyataannya, riset dapat dilaksanakan dengan menggabungkan kedua metode tersebut.
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, observasi pada riset kuantitatif bersifat deduktif berdasarkan teori . Selain itu, terdapat jarak antara observer dan subjek riset untuk menghasilkan recording instrument yang objektif yang kemudian digeneralisasi untuk mencapai kesimpulan. Karena berdasarkan teori yang terstandardisasikan, maka hasil yang didapat juga akan terstandardisasikan secara universal. Oleh karena itulah, riset kuantitatif identik dengan mahzab positivis yang menjunjung tinggi keuniversalan. Menurut Hacking, pendekatan positivis berakar dari pemikiran realisme tentang dunia yang satu . Dunia ada sebagaimana adanya, bukan berdasarkan interpretasi yang berbeda dari tiap manusia.
Bagaimana memilih metode pengumpulan data adalah bergantung pada topik riset dan tujuan melakukan riset. Metode kuantitatif dapat digunakan sebagai jawaban untuk mencari dan menggeneralisir pola fenomena. Metode ini relevan dalam studi HI karena menggunakan metode statistik sehingga observer tidak perlu datang ke lokasi riset. Metode ini juga memanfaatkan analisis statistis yang penting dalam ilmu sosial karena mampu mengontrol variabel yang menjadi pusat riset . Kesimpulan yang dihasilkan dari penggeneralisiran juga cukup tepat dalam menjelaskan politik internasional sebelum dan era Perang Dingin karena kekuatan terpusat pada dua kutub power.
Permasalahan muncul ketika keberadaan teori menjadi hal yang fundamental dalam metode ini. Dalam studi HI, satu fenomena tidak dapat dikaji hanya melalui satu teori karena satu variabel dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh banyak variabel lain. Tidak jarang pendekatan induktif-positivis tidak mampu menjelaskan fenomena yang ada, terutama berkenaan dengan berakhirnya Perang Dingin yang memunculkan isu-isu low politics. Misalnya, neorealisme sebagai perspektif rasionalisme yang menekankan pada struktur internasional, menjelaskan bahwa politik internasional hanya akan didominasi oleh negara besar namun tidak dapat menjelaskan peranan Indonesia dalam Politik Hijau. Selain itu, variabel HI juga melibatkan variabel yang intangible seperti power, identitas nasional, kepentingan dan sebagainya yang membutuhkan pendekatan kualitatif.
Kerelevansian metode kualitatif didukung oleh perspektif kontemporer yang muncul sebagai kritikan terhadap teori positivis dengan cara mengkritik keuniversalan kebenaran. Seperti yang ditekankan oleh konstruktivisme bahwa tidak ada teori internasional, yang ada hanya pluralitas perspektif . Kemudian, para penganut Teori Kritis seperti Habermas menekankan pentingnya komunikasi dan bahasa yang mengkonstruksi subjektivitas pemahaman manusia tentang dunia , yang semakin menekankan pentingnya metode kualitatif. Namun metode ini menjadi tidak relevan ketika observer memerlukan interaksi langsung dengan subjek riset yang notebene memiliki kendala jarak, waktu dan power.
Relevansi dan penggunaan metode kuantitatif dalam studi HI dapat dilihat dalam proposal penelitian berikut :
Topik : Perubahan rezim perdagangan
Judul : Masuknya China Sebagai Anggota WTO : Jalan Bagi Transformasi Rezim Perdagangan
Latar Belakang :
World Trade Organization (WTO) merupakan salah satu rezim yang mengatur mekanisme perdagangan antar aktor hubungan internasional. Sebagai sebuah rezim, ia memiliki prinsip, norma, aturan dan prosedur pengambilan keputusan dimana perubahan dua unsur utama akan mengakibatkan perubahan pada rezim . Sejak terbentuk hingga kini, WTO mengadopsi sistem Amerika Serikat (AS) yang merupakan kekuatan dominan dalam WTO. Posisi AS dan negara-negara Eropa kemudian terancam ketika pada 10 November 2001, China resmi menjadi anggota WTO. Sebelum bergabung, China telah menjadi kekuatan industri sekaligus pasar yang sangat diperhitungkan oleh anggota-anggota WTO, terutama dalam bidang elektronik dan komputerisasi. Dapat dipahami bila kemudian ketika China bergabung dengan WTO, negara-negara yang telah mapan sekaligus memegang kemudi atas WTO itu merasa terancam atas keberadaan dan perkembangan China yang semakin pesat.
Tinjauan Pustaka :
• Analisis induksi
Tiap rezim dibentuk berdasarkan kepentingan dan tujuan dari masing-masing anggotanya. Ketika tujuan dan kepentingan ini berubah maka prinsip dan norma akan berubah. Jika prinsip dan norma berubah, maka rezim ini juga berubah
• Pendekatan transformasi rezim menurut Oran Young
Perubahan suatu rezim dapat terjadi karena kontradiksi internal maupun faktor eksternal
• Data mengenai impor-ekspor China sebelum dan sesudah bergabung dalam WTO
• Data mengenai aturan WTO yang dirombak oleh China
• Data mengenai survei kepuasan anggota WTO terhadap aksesi China
Rumusan Masalah : Apakah aksesi China ke dalam WTO akan membawa perubahan pada prinsip-prinsip yang telah mapan di WTO sekaligus mempengaruhi posisi dan dominasi Barat di WTO ?
Tujuan Penelitian : mengetahui ada atau tidaknya perubahan pada prinsip dan kedudukan posisi negara maju dalam WTO
Manfaat Penelitian :
– Manfaat teoretis : mengetahui proses perubahan rezim perdagangan yang disebabkan oleh perubahan 4 elemen utamanya
– Manfaat praktis : menjadi bahan pertimbangan bagi negara berkembang untuk bangkit dan mengambil peran dalam rezim yang diikutinya
Hipotesa : masuknya China sebagai anggota resmi WTO akan membawa perubahan yang signifikan pada WTO sebagai rezim perdagangan, dan sekaligus juga membawa dampak perubahan pada AS dan Uni Eropa (UE) sebagai anggota dominan dalam WTO.
Variabel : 1. Kontrol (Z) : tingkat kepuasan negara lain pada China
2. Bebas (X) :
– kekuatan industri dan perdagangan China pada periode sebelum dan sesudah aksesi
– kebijakan domestik dan luar negeri yang diupayakan China berkaitan dengan kepentingannya
3. Terikat (X) : aturan dan prinsip rezim yang berubah setelah aksesi China
Pendekatan : kuantitatif
Tipe Penelitian : eksploratif

Referensi :
Burchill, Scott et al, Theories of International Relations-Third Edition, Palgrave Macmillan, New York, 2005
Corbetta, Piergiorgio, Social research, Sage Publications, London, 2003
D Krasner, Stephen, International Regimes, Corneli University Press, London, 1984
Henn, Matt et al, A Short Introduction to Social Research, Sage Publications, London, 2006
Kalof, Linda et al, Essentials of Social Research, Open University Press, New York, 2008
R.Young, Oran,’Regimes Dynamics : The Rise and Fall of International Regimes’ in Stephen Krasner (ed), International Regimes, Cornell University Press, London
Susanti Hendrarso, Emy, ‘Penelitian Kualitatif : Sebuah Pengantar’ dalam Bagong Suyanto & Sutinah (eds), Metode Penelitian Sosial ; Berbagai Alternatif Pendekatan, Prenada Media Group, Jakarta, 2004
Walliman, Nicholas, Social Research Methods, Sage Publications, London, 2006

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: