Kopiitudashat's Blog

December 3, 2008

Antara Dream Team dan Pertahanan Rudal AS

Filed under: IR stuff — kopiitudashat @ 12:56 pm

Jangka waktu yang lama tidak menjamin tercapainya peredaan ketegangan di antara dua negara yang sedang berkonflik. Apalagi jika negara yang terlibat memiliki ideologi yang saling bertentangan dan sama-sama mempunyai keinginan untuk menjadi penguasa tunggal dunia. Setidaknya hal ini dapat menggambarkan perselisihan antara dua negara adidaya, AS dan Rusia. Lepas dari perlombaan senjata yang mewarnai Perang Dingin (Cold War) beberapa tahun silam, kini hubungan antara Rusia dan AS kembali diwarnai ketegangan berkaitan dengan kontrak yang ditandatangani oleh rezim Bush dengan Polandia dan Republik Ceko mengenai rencana pertahanan rudal AS di Eropa.
Rabu pekan lalu (20/11), Menlu Polandia Radek Sikoriski menemui para pejabat Demokrat, termasuk didalamnya mantan Menlu AS Madeline Albright yang juga ditunjuk oleh Obama sebagai perwakilan dari pemerintahan transisi pada pertemuan G-20 di Washington. Proyek pertahanan rudal ini merupakan buah dari persetujuan Ceko mengenai pemasangan radar di wilayahnya, juga kesediaan Polandia berkaitan dengan penempatan senjata penangkal rudal di negaranya. Rencana ini kontan memancing kemarahan Rusia yang merasa terancam dengan keberadaan senjata pemusnah masal tersebut. Sebagai balasan atas rencana AS tersebut, Rusia mengancam akan mengarahkan rudalnya ke arah Washington dan kota-kota penting di Polandia yang berbatasan darat langsung dengan Negeri Beruang Merah tersebut. Kecemasan Rusia mengenai rencana pertahanan rudal AS dapat dipahami mengingat paska Perang Dunia yang menghancurkan hamper seluruh belahan bumi di era 1914-1918, Rusia dan AS sama-sama berusaha mengembangkan sayap ideologi masing-masing dengan merekrut sebanyak mungkin negara aliansi dan mempersenjatai aliansi itu sebagai tameng kalau-kalau pihak yang berseberangan menyerang dengan nuklir yang ada.
Menurut teori hubungan internasional, setiap negara-bangsa yang berdaulat mempunyai kecenderungan untuk berpikir secara konstruktivis, dimana satu negara atau kelompok negara akan cenderung mengkonstruksi pikirannya sedemikian rupa tentang kebijakan luar negeri yang dilakukan oleh negara atau sekelompok negara lain. Misalnya, dalam hal ini pada kasus AS dan Rusia, Rusia mengkonstruksi pikirannya untuk menolak setiap upaya pengembangan senjata pemusnah masal dari AS dengan beralasan bahwa pengembangan senjata itu akan mengancam eksistensi negara komunis terbesar itu. Presiden AS yang baru terpilih – Barack Hussein Obama – pada kampanyenya mengatakan masih perlu mengkaji proyek ‘warisan’ pendahulunya itu karena proyek ini dirasa terlalu mahal dan sangat rumit dalam pelaksanaannya, perlu diketahui rencana pemasangan rudal di dua negara di Eropa ini menelan milyaran dolar AS.
Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah apakah dampak yang akan dirasakan oleh dunia internasional jika pemasangan rudal ini akan jadi dilaksanakan mengingat konflik yang terjadi di AS akan menyeret politik global juga. Jika dikatakan sedang memproliferasi senjata pemusnah masal, sebenarnya AS dan Rusia bukan satu-satunya pelaku tunggal mengingat negara-negara berkembang seperti Korut, Iran dan India juga sudah lama memproduksinya. Masalahnya adalah penempatan rudal itu yang terlalu dekat dekat dengan wilayah kekuasaan Rusia. Jika rudal itu benar-benar dipasang di Polandia dan Ceko, dan Rusia benar-benar merespon dengan pengarahan rudalnya ke Eropa dan AS, dapat dibayangkan kehancuran seperti apa yang akan dialami dunia dalam perang nuklir yang terjadi.
Sebenarnya, secara rasio dan secara militer, perang nuklir yang sesungguhnya tidak akan pernah terjadi mengingat konsekuensi yang terlalu mahal untuk dipikul kedua negara, apalagi perang yang menghancurkan ini tidak hanya melibatkan kedua negara tetapi juga mempertaruhkan kelangsungan hidup seluruh dunia. Namun akan lebih baik apabila kedua negara juga memperhitungkan resesi ekonomi global yang sedang berlangsung dengan cara menjaga kestabilan situasi politik di wilayah sentral konflik yang nantinya dapat memicu ulah para sentimen dan para spekulan berkaitan dengan pergerakan saham dan nilai tukar mata uang yang mempengaruhi tingkat inflasi di masing-masing negara.
Untuk meramalkan kebijakan luar negeri yang akan diambil Dream Team ala pemerintahan Obama, sangat lebih baik jika kita lihat orang-orang yang telah direkrut Obama untuk mengatasi resesi global saat ini. Mantan Komandan NATO Jenderal James Jones yang selama kampanye mendukung Mc Cain yang disiapkan menjadi penasihat keamanan nasional. Juga Gubernur Arizona Janet Napolitano yang mendukung penuh invasi ke Irak sebagai calon menteri keamanan dalam negeri. Selain itu Obama juga akan mempertahankan menteri pertahanan Robert gates yang secara terang-terangan tidak ingin menarik pasukan dari Irak. Satu-satunya kaum democrat adalah Hillary Rodham Clinton sebagai kandidat utama Menteri Luar Negeri. Walaupun seorang Demokrat, namun pribadi Hillary dinilai sedikit hawkish, yaitu lebih mementingkan penggunaan kekuatan militer untuk menyelesaikan masalah luar negeri ketimbang cara-cara kaum idealis seperti melalui kerjasama internasional dalam lembaga internasional. Dapat dilihat, dengan merekrut orang-orang Hawkish, perubahan seperti yang dijanjikan oleh Obama mungkin agak sulit untuk terlaksana.
Apalagi ditambah kenyataan bahwa 31 dari 47 orang yang ditunjuk Obama adalah mantan pembantu Clinton. Meminjam istilah Jeffrie Geovanie di Jawa Pos 24 November 2008, Kabinet Obama saat ini adalah The Return of the Clintonites.
Apakah selanjutnya Dream Team Obama dapat lebih baik jika dibandingkan Reim Bush dalam mengembangkan hubungan dengan negara lain, terutama kawasan Timur tengah dan Rusia sendiri, terutama terkait dengan ketegangan pertahanan rudal AS di Eropa, akan kita lihat dalam beberapa bulan ke depan.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: